Archive for the ‘Artikel’ Category

postheadericon Menstrual Pad Baby-Oz

Mengapa saya harus beralih ke washable menspad/pembalut kain modern/ pembalut cuci ulang?

ZAT PEMICU KANKER PELAN SANGAT DEKAT DENGAN ANDA
Bahan kimia berbahaya termasuk dioksin di dalam pembalut Anda. Dioksin adalah zat karsinogen (pemicu kanker). Paparan dioksin dalam jumlah yang sangat sedikit sekalipun dapat dapat memicu kanker serviks dan kanker payudara, endometriosis dan sistem ketahanan tubuh.

SIRKULASI UDARA ITU PENTING!
Dalam pembalut sekali pakai, terdapat bahan plastik dan lem pelekat. Kedua bahan tersebut mengurangi sirkulasi udara di bagian intim wanita. Menciptakan lingkungan “stagnan” yang disukai bakteri, memicu iritasi dan infeksi jamur di vagina.

PENGELUARAN BULANAN ANDA
Faktanya, seorang wanita menghabiskan 11.000 – 13.000 pembalut sekali pakai seumur hidupnya. Untuk pemakaian jangka panjang, membeli menspad jauh lebih ekonomis dibanding membeli pembalut sekali pakai setiap bulan seumur periode Anda!

MENCUCI PEMBALUT KAIN ITU REPOT?
Kebanyakan wanita tidak ingin direpotkan mencuci pembalut kain. Padahal ibu kita mengajarkan untuk mencuci pembalut biasa sebelum dibuang, bukan? Dan Anda pasti tahu betapa menyebalkannya berurusan dengan gel, lem, dan kertas yang hancur terkena air itu.

menspad, menstrual pad lokal, indonesia

Detail menstrual pad

Mengapa memilih baby oz menstrual pad?

  • Desain unik, terdapat back opening di bagian belakang menspad. Memungkinkan Anda mencuci menspad hingga ke dalam. Membuat Anda yakin bahwa menspad yang Anda pakai lebih higinis. Untuk heavy flow dan night time, opening digunakan untuk memasukkan insert menspad (dijual terpisah)
  • Kami memilih bahan yang nyaman, lembut, menyerap cepat, mengikat darah haid dengan sempurna, namun tetap mudah dicuci. Mencuci washable menspad bahkan lebih mudah daripada mencuci pembalut sekali pakai! Coba deh :)
  • Sirkulasi udara maksimal. Tidak mengguankan lapisan plastik. Kami menggunakan bahan yang breathable namun juga bisa menahan cairan agar tidak bocor.
  • Bentuk ergonomis, resiko tembus samping lebih minim karena dilengkapi snap yang menjaga pembalut tidak bergeser. Posisi pembalut tidak mudah bergeser seaktif apapun Anda bergerak
  • Ikut menjaga lingkungan, mengapa tidak? Rata-rata wanita menghabiskan 11.000 – 13.000 pembalut sekali pakai seumur hidupnya. Bayangkan berapa banyak pohon yang dihabiskan, berapa lama waktu untuk mengurai?

Keterangan produk :

Pembalut yang bisa dicuci dan dipakai lagi. Lapisan atas yang bersentuhan langsung dengan kulit terbuat dari microfleece yang memberi rasa kering, sangat nyaman. Lapisan penyerap berupa microfiber FBZ, lebih tebal dari microfiber superpol. Menyerap cepat dan mampu menampung darah haid hingga 4-6 jam!

Lebih mudah dicuci dibanding pembalut sekali pakai. Di bagian belakang dilengkapi opening, sehingga bisa dicuci hingga ke bagian dalam menspad. Jadi kita bisa yakin menspad bersih hingga ke dalam-dalam. Sangat higinis! :)

Untuk pemakaian heavy flow/ night time, dapat ditambahkan insert menspad (dijual terpisah)

Testimoni

“Kupikir daya tampungnya kurang dari pembalut biasa, ternyata lebih lama. Mens hari ketiga aku pakai dari jam 5 sore hingga jam 7 pagi keesokan hari, tidak tembus! Tembus samping pun tidak. Dalam periode yang sama, pembalut biasa kupakai 3 jam saja sudah tembus, dengan yang ini 6 jam pun bertahan” – Kurnia, Sleman

“Lebih mudah dicuci dari pembalut sekali pakai. Kucek sedikit, lalu bilas. Puas dengan performanya” – nurul, jakarta

beli-sekarang

postheadericon Tips “Nyaman” selama Bersalin

rasa nyaman membantu selama bersalin

rasa nyaman membantu selama bersalin

Feel at home di Rumah Sakit/ Rumah Bersalin. Kenali kebutuhan Anda akan Rumah bersalin idaman dengan melakukan survei terlebih dahulu. Datang ke RS hingga Anda merasa nyaman dengan ruangan, suasana, dokter dan perawat

Ingat teknis pernapasan. Persalinan pertama kerap menimbulkan rasa panik pada calon ibu. Kemampuan mengelola napas sampai mencapai tahap relaksasi membantu Anda menyiapkann tenaga untuk mengejan, rasa sakit pun dapat ditekan optimal. Bagaimana caranya? Rajin pelajari teknis pernapasan dari kelas senam hamil, baca buku dan tonton videonya. Bahannya sudah banyak yang dijual dalam bentuk buku, maupun DVD senam hamil dan relaksasi :)

Tetap Aktif. “Alihkan” rasa sakit dengan melakukan aktivitas berjalan selama menunggu persalinan (duuh.. lagi sakit disuruh jalan? Hihihi). But it works! Berjalan selama menunggu kelahiran mempercepat bayi turun ke jalan lahir. Anda pun makin “akrab” dengan suasana RS. Berhenti sejenak saat rasa sakit itu datang.  SMS dengan teman, chatting, menulis, sharing (FB, twitter, Plurk..why not?) tetap lakukan apapun yang Anda sukai.

Siapkan snack favorit. Hindari kehabisa tenaga saat mengejan dengan makan minum cukup sebelum persalinan. Minta suami tersayang menyiapkan snack kesukaan Anda :)

Open Mind. Terbukalah terhadap perubahan karena dalam persalinan, kadang ada hal yang tidak direncanakan. Ini membantu Anda mengambil keputusan dengan tenang di saat kritis. Misal jika dokter memutuskan untuk melakukan operasi caesar.

Fokus pada Hasil. Rasa sakit ini tidak lama, Anda dan suami akan segera bertemu dengan si mungil yang menghiasi hari-hari Anda. Anda sudah menunggunya cukup lama bukan? Saat setelah bersalin ini adalah pertemuan Anda dengannya. Bayangkan momen istimewa itu akan segera datang membantu Anda untuk tetap kuat selama persalinan :)

Sumber : majalah Ayahbunda dan pengalaman pribadi :)

postheadericon Kenali Tanda Menyusui Yang Benar

perlekatan bayi menyusui
gambar diambil dari sini

Menyusui dengan benar membantu ibu terhindar dari nyeri puting, lecet , sehingga dapat menyusui dengan nyaman. Bayi pun dapat memperoleh cukup ASI. inilah tanda menyusui yang benar :

  • Bayi tampak tenang
  • Badan bayi menempel pada perut ibu
  • Mulut bayi terbuka lebar
  • Bibir bayi melengkung keluar
  • Pipi bayi tidak kempot (mulut bayi terbuka lebar)
  • Dagu bayi menempel pada payudara ibu
  • Sebagian besar aerola terutama bagian bawah masuk ke dalam multu bayi, jadi tidak hanya putingnya saja.
  • Puting susu ibu tidak terasa sakit
  • Kadang terdengar suara menelan, tetapi tidak suara “kecipak”
  • Mulut bayi rapat. Bibir menekan aerola (lingkaran berwarna lebih gelap di sekitar puting), bukan hanya menghisap puting saja.

dari “Perawatan Praktis Ibu dan Bayi” by Johnsons’s Baby

postheadericon Tips Sukses Menyusui Bayi Sambil Tetap Bekerja

Ada banyak sekali alasan mengapa kebanyakan ibu bekerja akhirnya gagal bisa menyusui bayinya paling tidak untuk 6 bulan pertama. Padahal 6 bulan pertama itulah saat terpenting bagi bayi untuk mendapatkan ASI eksklusif . Alasan-alasan seperti kesibukan, tidak ada waktu untuk memerah atau memompa, merepotkan atau bahkan alasan tidak ada kulkas di kantor merupakan jawaban dari banyak ibu bekerja yang akhirnya beralih ke susu formula.

Tapi tidak sedikit dijumpai ibu-ibu bekerja yang masih bisa sukses memberikan ASI eksklusif kepada bayi-bayinya bahkan ada juga yang bisa sampai anaknya berusia 2 tahun. Berdasarkan pengalaman pribadi dan tips dari sesama ibu-ibu bekerja yang menyusui anaknya, inilah beberapa tips penting untuk bisa menyusui bayi sambil tetap bekerja:

1. KUATKAN TEKAD DAN BULATKAN NIAT!!! Ini sangat penting, karena seringkali ditengah jalan, ibu-ibu banyak yang menyerah karena seribu satu alasan yang akhirnya membuat ibu-ibu ini menyerah.

2. Melihat suasana kantor supaya kita bisa menyiapkan peralatan apa saja yang dibutuhkan. Misalkan, kantor kita tidak memiliki kulkas, maka kita harus mensiasatinya dengan menyediakan termos yang bisa diisi es untuk menyimpan ASI. Mencari ruangan atau tempat yang bisa dipakai untuk lokasi memerah atau memompa ASI.

3. Jika tidak bisa memerah ASI, sebaiknya membeli pompa pemerah. Memilih pompa juga jangan sembarangan, karena tidak semua pompa bisa bekerja maksimal. Ada beberapa merk yang sudah banyak disarankan oleh para pakar laktasi, misalkan Medela, Avent atau Ameda. Pompa juga dibedakan oleh tipe kerjanya, ada yang manual dan elektrik. Harga pompa juga tidak bisa dibilang murah, namun ini adalah investasi yang sangat berharga. Jika kita hitung harga sebuah pompa Medela elektrik tipe Mini Electric (single pump) senilai Rp 800.000,-; bandingkan dengan harga 10 kaleng susu formula premium ukuran paling besar yang paling tidak akan habis dalam waktu 3 bulan. Sedangkan pompa itu bisa kita pakai sampai bayi berusia 6 bulan dan bahkan lebih jika kita ingin terus menyusui sampai 2 tahun dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI), bahkan bisa dipakai jika kita punya anak lagi kan?

4. Siapkan termos atau tas khusus untuk membawa ASI ketika perjalanan pulang dari kantor menuju rumah. Ada banyak merk termos yang bisa dipakai, misalkan Colleman atau Igloo (bisa dibeli di ACE Hardware atau beberapa hypermart). Jika ingin memakai tas, ada keluaran dari Tommee Tippee yang sudah dilengkapi dengan blue ice yang bisa membantu menjaga suhu tas untuk tetap dingin dalam beberapa jam. Tas ini bisa didapatkan di toko-toko perlengkapan bayi.

5. Pada saat cuti melahirkan hampir usai, ajarkan bayi untuk bisa menyusu dari medium lain selain payudara, misalkan sendok atau gelas bayi. Jika sudah dicoba dengan dua cara tersebut, namun tidak berhasil, bisa dicoba dengan menggunakan botol bayi (ini pilihan terakhir, karena ditakutkan bayi akan bingung puting). Ada bayi yang bisa langsung menyedot dengan botol bayi biasa dengan nipple biasa (baik karet maupun silikon). Namun ada bayi yang tidak mau dan sepertinya tidak bisa menyedot dari botol biasa. Untuk menyiasati ini, bisa digunakan beberapa botol bayi keluaran Pigeon tipe peristaltic yang memiliki ujung nipple kecil dan silikon yang lebih lentur atau ada juga keluaran Avent. Botol-botol ini bisa didapatkan di toko-toko perlengkapan bayi.

6. Ajarkan kepada pengasuh bayi di rumah cara memberikan ASI dan berikan jadwal yang tetap kapan saja bayi harus diberikan minum, agar stok ASI bisa dikontrol jumlahnya. Jika perlu, berikan daftar tertulis jadwal bayi beserta no telepon penting sehingga pengasuh juga bisa menelpon jika ada yang ditanyakan.

7. Menyiapkan plastik khusus untuk menyimpan ASI atau beberapa botol-botol (minimum 10 botol) untuk stok cadangan ASI di rumah.
Usahakan sesering mungkin memerah atau memompa ASI selama di kantor. Atur jadwal yang pasti sehingga tidak menyulitkan juga bagi para rekan-rekan kerja untuk koordinasi.

8. Jika di kantor ada beberapa ibu menyusui dan sama-sama menitipkan ASI di kulkas kantor, beri label pada botol, supaya tidak tertukar.

9. Jika memungkinkan, cari teman seperjuangan yang bisa saling mendukung dan mengingatkan untuk tetap semangat. Jika di kantor tidak ada, maka bergabung saja dengan milis: asiforbaby@yahoogroups.com.

*Thanx for asiforbaby@yahoogroups.com

postheadericon Fever in Children

Demam merupakan masalah yang sering menimpa anak kita dan tidak sedikit kita2 sebagai orang tua mudah panik sehingga langsung ke dokter anak dan berharap agar cepat sembuh. Sebenarnya kalau kita tahu apa itu demam dan cara mengatasinya, tidak selalu kita harus ke dokter loh…



Lalu apa sih demam itu?


Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh anak mencapai lebih dari 38C dan prosesnya terdiri dari 3 fase, yaitu (1) menggigil sampai suhu tubuh mencapai puncaknya (2) suhu menetap dan (3) suhu menurun.
Demam juga merupakan mekanisme tubuh untuk melawan penyakit, karena suhu tubuh yang tinggi dapat membunuh virus (yang bisa meningkat jumlahnya pada suhu tubuh rendah).
So better not to treat low grade fever.


Bagaimana bisa timbul demam?


Peningkatan suhu tubuh ditimbulkan oleh beredarnya molekul kecil didalam tubuh kita yang disebut PIROGEN (zat pencetus panas). Zat ini juga berguna untuk mengerahkan sel darah putih ke lokasi infeksi dan terjadinya peningkatan pirogen ini bisa disebabkan karena;

  1. Infeksi
  2. Non Infeksi, seperti alergi, tumbuh gigi, keganasan, autoimun (adanya kesalahan “program” di dalam tubuh dimana organ tubuh kita disangka sebagai “musuh” dan diserang oleh sistem kekebalan tubuh kita sendiri) dan lain2.

Diantara kedua penyebab diatas, demam lebih sering disebabkan karena infeksi, bisa oleh bakteri atau virus and in most cases (more than 75%), infeksi ini disebabkan oleh virus , terutama pada bayi dan anak .

Jadi bisa disimpulkan bahwa demam bukanlah suatu penyakit, melainkan suatu gejala….dan gejala tidak akan hilang apabila penyebabnya tidak ditangani. Makanya ketika anak diberikan obat penurun panas (tempra, panadol), dalam beberapa jam panasnya naik lagi, ini terjadi karena obat penurun panas tidak menyembuhkan penyakitnya.


Lalu apa dong gunanya minum obat penurun panas? gunanya adalah supaya menurunkan suhu tubuh, agar suhu tubuh tidak terus meningkat
dan supaya anak merasa nyaman (pain killer), tetapi bukan untuk menormalkan suhu tubuh!
Sekali lagi mohon di ingat – demam bukan penyakit – demam adalah gejala & yang terpenting – cari penyebabnya.


Kalau penyebabnya infeksi virus seperti pilek atau flu, obatnya hanya waktu dan beberapa pegangan di bawah ini. Jangan berikan antibiotik karena antibiotik tidak dapat membunuh virus



Cara mengatasi demam

  1. Minum Banyak karena demam dapat menimbulkan dehidrasi (baca “kerugian yg dapat terjadi karena demam”).
  2. Kompres anak dengan air hangat.
    Kok bukan dengan air dingin? karena apabila diberi air dingin, otak kita akan menyangka bahwa suhu diluar tubuh dingin sehingga otak akan memerintahkan tubuh untuk menaikkan suhunya dengan cara menggigil sehingga memproduksi panas. Akibatnya suhu tubuh anak bukannya turun, melainkan tambah panas.
  3. Beri obat penurun panas, acetaminophen atau paracetamol seperti tempra, panadol, atau paracetol, tylenol, sesuai dosis. Kapan obat penurun panas diberikan? Bila suhu di atas 38.5C, atau bila anak uncomfortable. Sebaiknya jangan berikan obat demam apabila panasnya tidak terlalu tinggi (dibawah 38.5C).

Note: Baca attachment slide 3 & 4: Mekanisme Pengaturan Suhu Tubuh.

Ingat:

  • Sebaiknya kompres dilakukan ketika: anak merasa uncomfortable, suhu mencapai 40C, pernah kejang demam/keluarga dekat pernah menderita kejang demam atau anak muntah2 sehingga obat tidak bisa masuk.

  • Cara melakukan kompres: taruh anak di bath tub mandi dengan air hangat (30-32C) atau usapkan air hangat disekujur tubuh anak. Kalau anak menolak, duduk di bath tub beri mainan & ajak bermain.



Kerugian yang dapat terjadi karena demam


1. Dehidrasi


Tanda2nya: ubun2 cekung, kencingnya sedikit dan apabila punggung tangannya dicubit, kulitnya lambat kembali.
Yang harus dilakukan: beri minum yang banyak, jus buah, es batu atau es krim. Apabila anak muntah atau diare, berikan oralit, pedialite, atau kalau sudah di atas usia 1 tahun tetapi tidak menyukai pedialit atau oralit, dapat diberikan pocari sweat atau gatorade (yang penting minuman yg mengandung elektrolit).

2. Kejang Demam(Febrile convulsion)
Jarang terjadi, terutama pada anak usia antara 6 bulan – 3 tahun. Tanda2nya: hilang kesadaran,  kedua tangan kakinya bergerak dalam waktu yang sebentar (istilah nya kejang  yg menyeluruh atau generalized, tidak hanya satu sisi saja atau tangan saja atau kaki saja), biasanya berlangsung beberapa detik dan tidak lebih dari  5 menit.
Berbeda dgn kejang yg disebabkan epilepsi (kejang nya lama, tidak harus seluruh anggota tubuh yang mengalami kejang, dan setelah kejang tidak sadar) or radang otak akibat herpes simplex yg tanda2nya: hanya sebelah tangan kakinya yg bergerak dan terjadi dlm waktu lama, lebih dr 10 menit, dan setelah kejang pasien tidak sadar.

Walau nampak menakutkan, kejang demam umumnya tidak berbahaya, namun begitu apabila anak mengalami kejang, sebaiknya dibawa ke dokter.
Ada obat yang dapat mengurangi kejangnya, seperti diazepam atau valium yang berguna untuk merelaksasi otot. Tapi harus diberikan ketika terjadi kejang, tidak berguna apabila diberikan sebelum atau sesudah kejang.
Note: Baca attachment slide 8: Complications dan slide 13; Management of Febrile Convulsion

Obat demam

Tabel dibawah menunjukkan beberapa obat demam yang tersedia di Indonesia.

Ibuprophen

Acetaminophen

Acetosal

Metamizole

Untuk mengobati

nyeri, demam, peradangan.

demam, nyeri.

nyeri, demam, peradangan.

nyeri, demam, peradangan.

Merk Dagang

Proris, Fenris, Motrin

Tempra, Panadol

Aspilet, Aspirin, Aseptosal

Novalgin

Efek Samping

Iritasi lambung, pendarahan saluran pencernaan. Jgn diberikan bila anak muntah/diare.

Paling aman, bila sesuai dosis. Overdose menyebabkan kerusakan hati.

Gangguan otak dan hati, iritasi lambung. Tidak untuk anak dibawah 12 tahun.

Alergi (contoh: muka bengkak)



Note:
Baca slide14 Fever medication. The best medication for our children is look for the safety, not the efficacy. And remember drugs carry the potentiiality to be toxic, so - be sensible of using/consuming drugs.

Prinsip dalam menangani demam
Dibawah ini merupakan hal2 yg harus kita lakukan apabila anak demam as recommended by Mayo Clinic USA dan AAP )American Academy of Pediatrics):
- Cari tahu penyebab panasnya.
- Don’t panic! umumnya demam tidak membahayakan jiwa.
- Amati perilaku anak.
Bila pada suhu tidak terlalu tinggi anak masih riang, aktif dan mau main, maka kita tidak perlu panik.
- Jangan memberikan obat penurun panas bila demam tidak tinggi.
- Mengetahui kapan harus cemas dan menghubungi dokter (lihat dibawah).

Kapan harus menghubungi dokter?

Dibawah adalah panduan yang dibuat oleh American Academy of Pediatrics:
- Bila bayi berusia kurang dr 3 bln dgn suhu tubuh mencapai 38C atau lebih.
- Bila bayi berusia 3-6 bln dgn suhu tubuh mencapai 38.3C atau lebih.
- Bila bayi & anak berusia lebih 6 bln dgn suhu tubuh mencapai 40C atau lebih.
- Tidak mau minum/ telah mengalami dehidrasi.
- Menangis terus menerus.
- Tidur terus menerus.
- Kejang
- Sesak nafas, gelisah, muntah or diare.

Diatas adalah ringkasan (ma’af yah rada panjang) dari seminar 1/2 hari mengenai “Demam Pada Anak” oleh Dr. Purnamawati SpAK MMPed pada tanggal 24 januari 2004, Jakarta Selatan

*dikutip dari milis sehat

postheadericon Nanny 911

nanny911Nanny Deb pernah bekerja untuk seorang wanita yang memiliki bayi berumur enam bulan, yang suka menampar wajah Deb. Deb berkata, “Itu tidak baik,” dan kemudian dengan lembut menurunkan tangan si bayi.

Si ibu berkata, “Yah, dia kan masih bayi.”

Setahun kemudian, bayi ini sekarang sudah menjadi balita berusia delapan belas bulan dan menampar wajah semua orang di rumah itu.

Kecuali kepada Nanny Deb.

Siapa yang sangka kejadian kecil seperti cuplikan kisah di dalam buku Nanny 911 itu akan berefek panjang? Siapa yang sangka, anak Anda yang dulu bayi lucu dan tak berdaya, kini menjelma jadi penguasa rumah?

Anda penggemar reality show Nanny 911 di Metro TV? Hm, saya juga :) Rasanya ingin sekali para Nanny itu bisa hadir di dekat kita, mengajarkan bagaimana agar orang tua bisa menerapkan aturan di rumah. Tapi apa daya? Nanny Deb, Nanny Stella dan Head Nanny Lillian nun jauh di Amrik sana.

Eh, tunggu dulu. Kini para Nanny hadir di rumah Anda dalam bentuk buku setebal 349 halaman, dilengkapi beberapa foto berwarna. Penerbit Hikmah menghadirkan mereka di rumah Anda. Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman Nanny Deborah Carroll dan Nanny Stella Reid bersama ratusan keluarga yang telah “berhasil terselamatkan”.

Bagian pertama menceritakan tentang pentingnya komunikasi dalam sebuah keluarga. Cara menggunakan kata-kata yang tepat untuk berkomunikasi dengan anak-anak Anda dimulai sejak bayi, bagaimana menghenikan segala rengekan, amukan dan tuntutan dari si kecil yang menggemaskan.

Bagian kedua berbicara tentang aturan rumah dan rutinitas harian Anda. Waow, ternyata penting ya menerapkan sebuah aturan di dalam sebuah tim bernama “keluarga”. Kenapa? Temukan saja di bab ini.

Dan bagian ketiga akan memberi panduan darurat pengasuhan anak di dalam rumah, saat jalan-jalan, dan berbagai masalah anak Anda.

Semua dihadirkan dengan bahasa khas Nanny yang menyentuh namun menegaskan, contoh kasus, dan kisah nyata di rumah. Disajikan lengkap, berbagai peristiwa dan apa efeknya bagi ibu, ayah, dan anak.

INGAT, anak nakal tidak dilahirkan tetapi diciptakan.

postheadericon Panduan Memilih Mainan Anak Sesuai Umur

Anak kecil selalu ingin tahu lebih banyak dan lebih. Sebagai orang tua, dampingi mereka dalam belajar, dan berikan rangsangan yang tepat sesuai usianya. Pada usia 1-2 tahun, anak sedang dalam Golden Age : beri rangsangan yang tepat, untuk usia yang tepat.

Bingung dengan mainan yang tepat usia bagi si kecil?

Berikut panduannya ParentsGuide :

0-3 bulan

  • Mainan yang digantung dan bisa bergerak (mobiles)
  • Mainan yang berbentuk alas (playmat)
  • Mainan dengan warna cerah
  • Mainan yang merangsang bayi untuk aktivitas menendang (kicking-gym)
  • Mainan yang diiringi musik

3-6 bulan

6-9 bulan

  • Boneka lembut berbentuk binatang
  • Mainan yang ada tombol pop up
  • Bola dan mainan yang bisa bergulir
  • Balok
  • Mainan berbentuk buku
  • Mainan yang memungkinkan bayi menyelesaikan tugas sederhana

9-12 bulan

  • Mainan pilih bentuk yang warna-warni
  • Mainan Musikal
  • Mainan alat bantu belajar berjalan yang didorong
  • Mainan tumpuk dan susun
  • Meja aktivitas
  • Mainan yang merangsang anak untuk berinteraksi

1-2 tahun

  • Mainan interaktif
  • Mainan yang menstimulasi kemampuan verbal
  • Puzzle sederhana
  • Mainan yang mendorong imajinasi komunikasi

2-5 tahun

  • Mainan imaginatif
  • Role play, menjadi dokter, pemadam kebakaran
  • Mainan yang melatih kemampuan akademik seperti berhitung, membaca dan memecahkan masalah sederhana
  • Mainan yang dirangkai lebih rumit

postheadericon Kesalahan Posisi dan Perlekatan Menyusui

Kegagalan Menyusui Disebabkan Salah Posisi dan Melekatkan Bayi Seringkali kegagalan menyusui disebabkan karena kesalahan memposisikan dan melekatkan bayi. Puting ibu menjadi lecet sehingga ibu jadi segan menyusui, produksi ASI berkurang dan bayi menjadi malas menyusu.

Langkah menyusui yang benar :

  • Cuci tangan dengan air bersih yang mengalir.
  • Perah sedikit ASI dan oleskan ke puting dan areola sekitarnya. Manfaatnya adalah sebagai desinfektan dan menjaga kelembaban puting susu.
  • Ibu duduk dengan santai kaki tidak boleh menggantung.
  • Posisikan bayi dengan benar
    Bayi dipegang dengan satu lengan. Kepala bayi diletakkan dekat lengkungan siku ibu, bokong bayi ditahan dengan telapak tangan ibu.
    Perut bayi menempel ke tubuh ibu.
    Mulut bayi berada di depan puting ibu.
    Lengan yang di bawah merangkul tubuh ibu, jangan berada di antara tubuh ibu dan bayi. Tangan yang di atas boleh dipegang ibu atau diletakkan di atas dada ibu.
    Telinga dan lengan yang di atas berada dalam satu garis lurus.
    Bibir bayi dirangsang dengan puting ibu dan akan membuka lebar, kemudian dengan cepat kepala bayi didekatkan ke payudara ibu dan putting serta areola dimasukkan ke dalam mulut bayi.
  • Cek apakah perlekatan sudah benar
    Dagu menempel ke payudara ibu.
    Mulut terbuka lebar.
    Sebagian besar areola terutama yang berada di bawah, masuk ke dalam mulut bayi.
    Bibir bayi terlipat keluar.
    Pipi bayi tidak boleh kempot (karena tidak menghisap, tetapi memerah ASI).
    Tidak boleh terdengar bunyi decak, hanya boleh terdengar bunti menelan.
    Ibu tidak kesakitan.
    Bayi tenang.

Insya Allah kalau posisi dan perlekatan sudah benar produksi ASI tetap banyak.

Prof. Dr. Rulina Suradi, Sp.A(K), IBCLCStaf Divisi PerinatologiDepartemen IKA FKUI-RSCM, Jakarta

postheadericon Mengatasi Sakit Kepala Saat Hamil

dizzy

dizzy

Jika Anda tengah mengandung, serangan sakit kepala sebaiknya jangan diatasi dengan menelan obat-obatan kimia tanpa resep dokter.

Meskipun cara itu lebih mudah dan ampuh, dikhawatirkan dapat berakibat buruk bagi kesehatan janin. Jika Anda berniat mengonsumsi obat, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter ahli.

The American Pregnancy Association menawarkan beberapa cara yang dapat dilakukan wanita hamil untuk mengatasi keluhan sakit kepala yang mengganggu, antara lain:

  • Atasi keluhan sakit kepala karena sinus dengan menggunakan kain hangat atau kompres disekitar hidung dan mata.
  • Ringankan sakit kepala akibat ketegangan dengan lilitan handuk dingin disekitar leher.
  • Berbaringlah di ruangan yang gelap, hening dan lakukan teknik pernafasan yang intens.
  • Coba mintalah suami untuk memijat bagian leher dan pundak dengan lembut.
  • Lakukan rileksasi dengan berendam atau mandi dengan shower menggunakan air hangat

(healthday/ri)

Sumber : http://republika.co.id/berita/22371.html

Gambar diambil dari sini

postheadericon Kiat Mengatasi Anak Susah Makan

Kaum ibu sering menghadapi masalah anak susah makan. Masalah ini timbul karena anak berada dalam usia peralihan. Anak pada usia batita mengalami adaptasi dari makan cair dan lembek ke makanan yang lebih keras, dan penyesuaian itu cukup sulit bagi anak. Jadi, bila anak susah makan, kitalah yang mengupayakan untuk mengatasinya. Jangan buru-buru jengkel lalu marah-marah pada si kecil.

Masalah makan si kecil memang membuat kita jadi serba salah. Bahkan, tak jarang jadi sering kehabisan akal. “Saya langsung over reactive waktu Siska susah makan. Saya takut dia kekurangan gizi,” ujar seorang ibu tentang anaknya, Siska. Akibatnya, Siska langsung “dijejali” dengan seabrek makanan. Apa yang terjadi? Siska malah semakin mengunci rapat-rapat mulutnya!

Fisik atau psikis?

Untuk urusan makan, sebenarnya balita (terutama usia 0-12 bulan) adalah konsumer pasif. Artinya, dia lebih banyak mengonsumsi makanan yang sudah kita pilihkan. Dari sinilah sebetulnya anak mulai belajar perihal pola makan. Bagaimana pola makan yang anda tanamkan pada saat ini akan menentukan pola makan dan juga kebiasaan makan si kecil di masa depan. Menurut dr. Dida Ahmad Gurnida, Sp.A, MKes., pengajar di Subbagian Nutrisi dan Metabolisme, Bagian Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Pajajaran – RS Hasan Sadikin, Bandung, “Ada tiga jenis gangguan pola makan yang kerap dialami oleh balita, yaitu sulit makan, pilih-pilih makanan atau picky eater, serta susah mengontrol nafsu makan alias makan melulu.” Manakah yang paling banyak terjadi pada balita?

“Walau secara nasional belum ada data, gangguan makan yang paling banyak dialami anak-anak usia ini di Indonesia adalah sulit makan, khususnya anak usia 6 bulan ke atas,” jawab dr. Dida. Sebenarnya, penyebab sulit makan pada balita terdiri dari dua faktor, yaitu fisik dan psikis.

Kalau fisik yang jadi pemicu, misalnya karena ada gangguan di sistem saluran pencernaan, akibatnya si kecil mual setiap kali makan. “Atau, bisa juga memang ada gangguan di gigi-geliginya, dan sebagainya. Namun, jangan panik dulu. Presentase akibat faktor ini kecil sekali,” kata dr. Dida lagi. Bagaimana dengan faktor psikis? “Justru inilah yang jadi penyebab utama sulit makan pada balita. Namun, ada tapinya. Faktor ini juga jadi pemicu timbulnya gangguan makan lainnya,” sambung dr. Dida.

Menurut Dra. Dini Daengsari, MSi., staf pengajar dari jurusan Psikologi Perkembangan, Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Depok, “Secara psikis, gangguan pola makan balita ternyata akibat kesalahan para orang tua juga. Bukankah anda yang menyediakan makanan bagi si kecil?” Dini menyatakan lagi, “Karena merasa cemas anaknya tidak mau makan, kita langsung memberinya makanan sesuai porsi kita. Atau, kalau si kecil masih juga tidak mau makan, pilihannya cuma dua. Dipaksa makan atau dimarahi,” katanya Tidak hanya itu. Biasanya, anak juga dipaksa duduk manis ketika makan. Kalau sudah begini, makan anak diasosiasikan anak sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan. Padahal, suasana makan yang menyenangkan amat membantu dalam pemberian makan pada anak.

Bagaimana dengan si picky eater ? Bisa jadi ini karena variasi makanannya tidak cukup banyak. Atau, karena suka rasa tertentu saja, si kecil hanya mau makan yang itu-itu saja. “Celakanya, kemauan si anak ini selalu kita turuti. Alasannya? Daripada tidak makan,” lanjut Dini. Psikolog UI ini juga mengatakan bahwa anak yang tidak bisa mengontrol nafsu makannya adalah masalah juga. “Bisa jadi, ini karena kebiasaan anak dari kecil. Kita kan senang tuh melihat anak yang makan banyak, sehingga dia dibiasakan untuk makan melulu. Akhirnya, anak berpikir kalau makan banyak itu adalah sesuatu yang diharapkan olehorang tuanya. Masalahnya, kebiasaan ini bisa terbawa sampai ia remaja kelak,” katanya lagi. Dalam hal ini dr. Dida menambahkan, “Karena Anda selalu menuruti nafsu makannya, lama-kelamaan anak tidak punya rangsang lapar dan tidak mengenal rasa kenyang. Dia akan makan terus, terus dan terus. Ini yang bahaya!”

Perilaku orang tua yang kurang tepat lainnya adalah, “Pemberian makan dijadikan semacam reward . Kalau si kecil melakukan sesuatu yang baik, ia akan diberi ‘penghargaan’, berupa makanan kesukaannya. Akhirnya, makanan jadi sesuatu yang diharapkan,” sambung Dini. Jadi, gangguan pola makan si kecil memang ujung-ujungnya bermuara pada orang tua juga. Kita harus sadar bahwa anak selalu punya strategi untuk “mengalahkan” orang tuanya. Salah satunya, ya dengan memanipulasi “kelemahan” orang tua dalam urusan makannya dengan jalan mogok makan kalau tidak diberi hadiah, misalnya. “Makanya, sejak awal anda atau pasangan harus menanamkan pola makan yang sehat dan sesuai takaran makan anak. Dengan begitu, anak akan mempunyai pola makan yang benar,” tegas dr. Dida.

Begitu melihat adanya gangguan pola makan si kecil, sebaiknya anda segera membawanya ke dokter. Karena, bila gangguan makan anak dibiarkan berlarut-larut, kesehatannya jadi taruhannya. Misalnya, kurang gizi dan sebagainya. Sebelumnya, anda bisa mengira-ngira gangguannya termasuk jenis yang mana? Nggak susah kok untuk mengetahuinya. Lihat saja intake makanannya. Kurang atau berlebih? Anda bisa memantau kondisi gizinya berdasarkan berat badan terhadap tinggi badan. Caranya, lihat saja dalam Kartu Menuju Sehat (KMS) yang ada pada buku periksa rutin anak anda. Setelah diperiksa dokter dan bila hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gangguan makan si kecil sifatnya psikis, barulah anda membawanya ke psikolog anak.

Ini solusinya!

Bila gangguan pola makan balita ternyata faktor psikis, hal ini masih harus dilihat case by case . Misalnya saja, jika susah makannya akibat ‘dipaksa’ makan, sebaiknya anda cari kiat untuk menghilangkan traumanya, seperti mengganti makanannya untuk sementara waktu. “Sebenarnya, menciptakan suasana makan yang menyenangkan tidak susah. Yang penting, jangan memaksa anak untuk makan ini itu. Bahkan, kalau perlu, si kecil diajar untuk memilih. Tentu saja ada syaratnya. Perkenalkan anak dengan berbagai variasi makanan, lalu biarkan ia memutuskan sendiri makanan yang diinginkannya,” saran Dini.

Nah, agar si kecil berpola makan benar, anda perlu tahu kebutuhan dan ukuran makannya yang paling pas. Pada intinya, pola makan balita harus bergizi seimbang. Ini berarti, zat-zat gizinya harus komplit dan diberikan dalam porsi yang sesuai. Selain itu, jadwal pemberian makanannya harus dilihat lagi. Sebagai catatan, pemberian makan pada anak sangat individual sekali sifatnya. Ada anak yang makan sedikit tapi sering, namun ada juga yang makannya sesuai jadwal makan keluarga, yaitu 3-4 kali sehari. “Jadi, penting untuk mendiskusikan hal-hal ini dengan dokter anak Anda,” ujar dr. Dida.

Pola Makan yang Baik

Pola makan anak dikatakan baik bila memenuhi tiga aspek berikut:

* Aspek fisiologis. Memenuhi kebutuhan gizi untuk proses metabolisme, membantu proses pertumbuhan, perkembangan fisik dan psikomotor anak.

* Aspek edukatif. Anak jadi pandai mengonsumsi makanan, dan membentuk kebiasaan memilih makanan yang baik.

* Aspek psikologis. Memenuhi kepuasan atas rasa lapar dan haus pada anak.

Penyebab anak susah makan & tips singkat mengatasinya :

1.Bosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan.

Menu makan saat bayi (> 6 bl) yg itu-itu saja akan membuat anak bosan dan malas makan. Belum lagi cara penyajian makanan yg campur aduk antara lauk pauk spt makanan diblender jadi satu. Sama spt

orang dewasa, kalau kita makan dg menu yg sama tiap hari dan disajikan dg campur aduk, pasti akan malas makan. Begitu juga dg pengenalan makanan kasar.

Tips : Tentu saja variasikan menu makan anak. Jika perlu buat menu makan anak min. selama 1 minggu utk mempermudah ibu mengatur variasi makanan. Jadi tergantung pinter-pinter- nya ibu memberikan makanan bervariasi. Spt kalau anak gak mau nasi, kan bisa diganti dg roti, makaroni, pasta, bakmi, dsb. Penyajian makanan yg menarik juga penting sekali. Jangan campur adukkan makanan. Pisahkan nasi dg lauk pauknya. Hias dg aneka warna & bentuk. Jika perlu cetak makanan dg cetakan kue yg lucu. Hal ini tidak hanya berlaku bagi si kecil. Orang dewasa sekalipun akan tertarik menyantap makanan yang dihidangkan apik. Sayuran misalnya, kebanyakan anak tiadk suka makan sayuran. Padahal kandungan gizinya luar biasa. Padahal, menyiasatinya tak sulit. Sayuran bisa dijadikan bentuk-bentuk yang menarik. Warnanya pun mendukung untuk menarik perhatian anak. Dalam hal ini, dituntut kreativitas sang ibu. Selain bentuk dan penyajian makanan, keragaman menu makanan dapat menghindarkan kebosanan anak.

2.Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan , sehingga anak tidak merasa lapar.

Seperti permen, minuman ringan, coklat, hingga snack ber-MSG, dsb. Akibatnya ketika jam makan tiba anak sudah kekenyangan.

Tips : Atur makanan selingan atau cemilan jauh sebelum waktu makan tiba. Beri juga cemilan yang sehat spt potongan buah, sayur kukus, keju, yoghurt, es krim, cake buatan ibu, dsb.

3. Minum susu terlalu banyak

Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan dewa yang bisa menggantikan makanan utama spt nasi, sayur & lauk pauknya Orangtua cenderung kurang sabar memberikan makanan kasar. Atau orang tua sering takut anaknya kelaparan, sehingga makanan diganti dengan susu..Akhirnya, daripada perut si anak tidak kemasukan makanan, diberikan saja susu berlebihan. Padahal setelah anak berusia 1th, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kan kalsium dan fosfor ini dengan mudah kita dapatkan dalam ikan-ikanan, sayur & buah.

Tips : Kurangi susu ! Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah melatih anak dg berbagai jenis makanan. Ubah pola pikir orangtua.

4. Terpengaruh kebiasaan orang tuanya.

Anak suka meniru apa yang dilakukan oleh anggota keluarga lainnya, terutama orang tuanya. Banyak perilaku yg dilakukan ortunya yg mempengaruhi perilaku makan anak. Mis. anak yang tumbuh dalam

lingkungan keluarga yang malas makan (ex. diet), akan mengembangkan perilaku malas makan juga. Perilaku lainnya, sering kita jumpai orang tua masih menyuapi anak yang sudah kelas V SD. Akibatnya anak gak terlatih untuk bisa makan sendiri. Perilaku makan yang kurang pas juga spt kebiasaan ortu ketika menenangkan anak yg sedang rewel dengan cara membelikan jajanan yang padat kalori (permen, minuman ringan, coklat, dsb.). Akibatnya anak kekenyangan & malas makan.

Tips :

Perhatikan & ubah kebiasaan & perilaku orang tua kapanpun, termasuk perilaku makan. Ingat, anak merekam, belajar & menerapkan semua hal yg ia dapat dari lingk sekitarnya, terutama ortunya. Biarkan anak mencoba memakan makanan sendiri sejak dini, tanpa disuapi. Gak perlu takut berantakan. Feeding is about learning.

5. Munculnya sikap negativistik ( fase normal yg dilewati tiap anak)

Pada usia >2 th, anak sering membangkang / tidak mau patuh. Saat makan tiba, anak terkadang bilang gak mau, makanannya suka dilepeh atau dilempar, dsb. Ini disebut sikap negativistik. Sikap negativistik merupakan fase normal yg dilalui tiap anak usia balita. Sikap ini juga suatu bagian dari tahapan perkembangannya untuk menunjukkan keinginan untuk independent . Jadi batita umumnya ditandai dengan AKU, artinya segala sesuatunya harus berasal dari AKU bukan dari orang lain; intinya power. Nah banyak ortu yg gak memahami hal ini, sehingga lantaran khawatir kecukupan gizi anak tidak terpenuhi, orang tua biasanya makin keras memaksa anaknya makan. Ada ortu yg mengancam anaknya bahkan memukul. Cara2 tsb harus dihindari.

Justru semakin anak pd usia ini dipaksa, justru akan makin melawan (sebagai wujud negativistiknya) . Realisasinya apalagi kalau bukan penolakan terhadap makanan. Bisa dimaklumi kalau ada orang yang

sampai dewasa emoh makan nasi atau sama sekali tak menyentuh daging. Bisa jadi sewaktu masih kecil yang bersangkutan sempat mengalami trauma akibat perlakuan orang tuanya yang selalu memberinya makan secara paksa.

Tips : Pahami kondisi anak dg baik. Jadilah ortu yg otoritatif. Artinya bersikap tidak memaksa, tetapi juga tidak membiarkan begitu saja. Bina komunikasi yg baik dg anak. Bersabarlah menghadapi anak.

Kan rumah adalah madrasah pertama & utama bagi anak.

6. Anak sedang sakit / sedih

Anak tidak mau makan dapat juga disebabkan krn anak sedang sakit atau sedang sedih. Kalau semula anak terlihat aktif, riang dan cerewet, maka di kala sakit ia lebih suka diam dan terlihat malas-malasan.

Tips : Kembali pada konsep bina komunikasi yg baik. Jangan paksakan anak kalau gakmau makan. Beri makanan ringan yg padat kalori, spt makaroni skutel, dsb.

7. Tetap kreatif mengolah & menyajikan makanan, bina komunikasi yg baik, terus belajar menjadi ortu & memahami kondisi anak, dan bersabar.

8. Bagi ibu yang bekerja, luangkan waktu sebentar saja tetapi berkualitas untuk menyuapi anaknya. Sebab, sebenarnya anak-anak sangat mengerti bila ibunya bekerja.

9. Berikanlah kepuasan psikis kepada anak yang sesuai dengan usianya, dan buatlah agar suasana hatinya senang, misalnya anak makan sambil jalan-jalan, melihat kereta api, dan lain-lain. Problem utama anak susah makan itu 6 bulan sampai 2 tahun. Asal usia itu terlewati dengan bagus, Insya Allah ke depannya tidak ada masalah.

10. Pada saat orang tua baik ibu maupun ayahnya pulang kerja, pertama kali yang harus dipegang atau disapa adalah anaknya. Jangan yang lain.

11. Jangan memaksa anak makan sampai mencekoki, mencubit atau bahkan memelototi. Bagaimana bila anak tidak mau sayur, tahu-tempe, dan makanan bergizi lainnya? sebaiknya anak ‘dilaparkan’ dulu. Tetapi, kita siapkan makanan yang sudah kita programkan, nanti berangsur-angsur dia akan mau, tetapi memang perlu telaten, disiplin.

12. Sebaiknya sedini mungkin kita menerapkan penghargaan dan hukuman yang edukatif. Misalnya, pada waktu anak mau makan dipuji, diajak jalan-jalan, ciuman, pelukan. Bila tidak mau makan, katakan, misalnya, ibu atau ayah tidak mau lihat televisi bersama-sama, tidak mau jalan-jalan lagi.

13. Setelah anak berusia enam bulan, lebih bagus membuat bubur sendiri, karena ada macam-macam pilihan sayuran dan lauk-pauk yang bisa mengurangi kejenuhan rasa. Misalnya, hati dengan bayam, kemudian wortel dengan tempe, kangkung dengan tahu, dan sebagainya. Namun, bila dengan makanan tersebut anak mengalami diare atau muntah maka menu harus dievaluasi.

14. Pada saat bayi mengalami perubahan makanan seperti enam bulan, sembilan bulan satu tahun, dia akan merasa-rasakan karena rasanya aneh sehingga kadang dimain-mainkan seperti dimuntahkan, ini harus dimasukkan lagi. Prinsipnya bila makanan tersebut dimuntahkan, harus sedikit-sedikit dan makanannya harus lebih cair lagi.

15. Pada kasus anak yang mengalami gangguan psikis yang manifestasinya pada lambung dengan muntah bisa teratasi kira-kira setelah tiga tahun. Tetapi, kasus seperti itu jarang dan tidak menjadi masalah asal kebutuhan gizi, kalori, lemak, proteinnya tercukupi.

16. Jangan panik. Tidak mungkin anak sengaja membuat dirinya kelaparan. Ingat, pertambahan berat anak kecil maksimal adalah 2 kg (sekitar 4 1/2 lb) setahun. Karena itu janganlah terkejut apabila dia tidak mau makan 3 kali sehari secara normal.

17. Pastikan anak anda tidak mengkonsumsi jus terlampau banyak. Terlalu banyak jus membuat perut penuh dan menurunkan selera makan sehingga tidak cukup tempat untuk makanan bergizi. Bila anak merasa haus, berikan dia air minum.

18. Coba hidangkan sayur mentah (hindari sayur yang sulit dikunyah, wortel misalnya); banyak anak lebih menyukainya ketimbang sayur yang dimasak.

19. Jangan memberikan pilihan lain ketika anak menolak apa yang dihidangkan di depannya. Kalau anak lapar, dia akan menyantapnya pada jam makan berikutnya.

20. Satu jam makan cukup 30 menit saja. Walau makannya tidak banyak, hentikanlah tanpa sikap emosional.

21. Jangan jadikan makanan pencuci mulut sebagai umpan atau hadiah karena mau makan. Apabila pencuci mulut memang bagian dari menu, jangan paksa dia mengosongkan piringnya dulu. Berdasarkan penelitian, membujuk atau mengumpan agar anak mau makan seringkali akibatnya malah berlawanan dengan tujuan dan anak justru makan lebih sedikit ketimbang dibiarkan sendirian.

22. Jangan mengganti makanan dengan suplemen multivitamin dan mineral; berikanlah sesuai dosis yang dianjurkan ahli kesehatan anda.

23. Sebaiknya kita juga memberi contoh dengan mengkonsumsi makanan yang sama dengan lahap. Bila anak melihat orang tua memakannya, maka anak akan cenderung meniru dan juga ikut memakannya. Tanpa dipaksapun, anak akan ingin mencoba makanan tersebut. Tak akan ada gunanya memaksa anak makan sayur, sedangkan orang tuanya tidak makan sayuran.

24. Bila mengajak anak ke restoran, pilihlah restoran yang memberikan pilihan menu makanan yang cukup sehat. Jangan terlalu sering membawa anak ke restoran fastfood. Makan di restoran juga bisa digunakan untuk mengajar anak berperilaku baik saat makan.

25. Kebiasaan jajan. Jajan seringkali menggangu makanan utama anak. Bila orang tua membiarkan anak untuk makan jajanan, maka di kemudian hari anak akan selalu mencari jajanan. Bila anak merengek meminta makanan yang dilihat melalui iklan tv, diberikan teman atau dioleh-olehi kerabat, tanamkan disiplin bahwa makanan tersebut boleh dimakan sehabis menikmati makanan utama. Jadi, akan utama yang berisikan nutrisi yang dibutuhkan anak tetap dikonsumsi.

26. Jangan hukum anak bila makannya tidak oke.

27. Jangan menyogok anak untuk makan.

28. Jangan singgung-singgung kelakuan “nakal” anak pada saat makan.

29. Jangan harap anak langsung menerima makanan baru.

30. Larang anak melakukan hal-hal yang tidak anda sukai, seperti membuang atau melempar makanan.

Yang jelas dan perlu diingat baik2 oleh tiap ortu adalah, seberapapun anak gak mau / susah makan, ia tidak akan membiarkan dirinya kelaparan ! Selama mentalnya sehat. Artinya, begitu ia kelaparan, maka ia akan makan.

Ingat, tanggung-jawab anda adalah memberikan ragam makanan yang bergizi seimbang. Tanggung-jawab anak adalah memutuskan berapa banyak yang dikonsumsi. Semakin dipaksa, akan semakin sulit untuk makan. Sebaliknya, orang tua menciptakan suasana yang menyenangkan, jadi si kecil akan merasa bahwa makan juga menyenangkan. Siapa yang memberi makan pun punya pengaruh. Bila yang memberi makan anak adalah orang yang ditakuti, yang sering memarahi dan memaksanya, maka anak akan merasa bahwa makan adalah hal yang menakutkan.

Pemikiran anak berbeda dari orang dewasa. Bila anak merasa makanan tidak enak, pastinya dia tidak akan mau memakannya, sekalipun penuh gizi dan nutrisi. Sebisa mungkin, berikanlah anak makanan yang rasanya enak. Jadi, kenalilah kebutuhan anak anda, dan tanamkan pola makan yang benar kepadanya. Tentu saja, hal ini harus dimulai dari diri anda dahulu.

ref :
republika.co.id
milis SEHAT
ayahbunda
anakku@yahoogrups.com

Facebook
BANTUAN
YM : momnbabyshop_online


YM : momnbabyshop_jkt


SMS : 0857 55 7271 97
Format : Nama | Alamat | Nama Barang/Pertanyaan


Jam Kerja:
Senin - Sabtu
Pukul 10.00 - 16.00
email yang masuk diluar waktu tsb, akan kami balas pada jam kerja
Berlangganan ?

agar anda tidak ketinggalan produk terbaru dari momnbabyshop.com, silakan masukkan alamat email anda disini :

Setelah ini jangan lupa klik email verifikasinya ya...

Testimoni Anda
“Terima kasih banyak ya. Saya puas banget sama alas ompolnya. Saya sudah pesen banyak buat dipake sendiri dan buat temen temen yang mau punya bayi. Kualitasnya nomer satu. Pelayanannya MomNBabyShop juga paling terbaik. Saya pesen dari Amerika. Kirimannya bisa sampek cepat sekali.” Yuli Marseno, SAN DIEGO (more...)
Sedang Belanja
Polling

Kategori Produk apakah yang paling Anda minati di sini ?

View Results

Loading ... Loading ...