Posts Tagged ‘Bayi’

postheadericon Sendok dengan Indikator Panas

sendok Tommee tippie

Horeeeeeee.. stock sendok dengan indikator panas datang lagiii… hayuuuuk buruan diserbu, mumpung masih anget nih, hehe, harga masih sama :)

Sendok tommetippie dengan indikator panas, digunakan untuk bayi dari usia 4 bulan ke atas, kalau makanan terlalu panas, akan berubah warna seketika.

Kini Anda tidak perlu bingung bagaimana cara mengetahui makanan bayi Anda terlalu panas atau tidak, tidak perlu mencicipi makanan bayi kita, pakai saja sendok ini.

Dijual per set isi 2 pcs

Harga per set : Rp 29.000,-

postheadericon Kaus kaki boneka (SOLD OUT)

eeore
pooh
piglets
tiger
Kaus kaki lucu-lucu, ada bonekanya, karakter pooh & friends, cocok banget buat pergi-pergi, selain lucu dan nggemesin, udah ga perlu bingung bawain mainan buat menghilangkan rasa bosan si kecil, karena dia akan sibuk dengan kaus kakinya sendiri…

dijual per set isi 2. Pasangannya :
- Pooh (kuning) dengan eeore (biru) di sisi kanan
- Pigglet (pink) dengan tiger (kuning) di sisi kiri

KODE BARANG : KK – 002

Harga per set = Rp. 27.000

postheadericon FUZZY BEE Touch ‘n Feel Book (stok habis)

fuzzy bee

BEST SELLER cloth book dari produsen buku edukatif ternama di Inggris datang lagi! Kali ini hadir dalam seri Fuzzy Bee.

Ada MATERIAL TIMBUL. Tekstur bukunya tebal.
Jadi sambil melihat gambar, baby bisa merasakan “sensasi” yang berbeda saat menyentuh sayap capung yang timbul, rumah si siput, badan si ulat, dll.

Buku ini terjual lebih dari 150 juta eksemplar di seluruh dunia, mom. Mau beli langsung dari Inggris? Hohohoho.. ga usah yaa.. disini juga ada :P
Harga Rp. 40.000

postheadericon SOFTBOOK ELMO – Cookies Colour Caper (stok habis)

elmo

Elmo, elmo.. semua anak suka dengan Elmo yang senang bernyanyi dan tertawa. Sekarang Elmo hadir dalam buku yang akan bercerita tentang warna. Ssst… buku ini ada tekstru timbulnya juga dan bisa ditarik-tarik. Eh, kayak apa sih? Penasaran?
Elmo dan kawan-kawan bisa jadi teman belajar si kecil cuma dengan Rp. 40.000!

postheadericon Kesalahan Posisi dan Perlekatan Menyusui

Kegagalan Menyusui Disebabkan Salah Posisi dan Melekatkan Bayi Seringkali kegagalan menyusui disebabkan karena kesalahan memposisikan dan melekatkan bayi. Puting ibu menjadi lecet sehingga ibu jadi segan menyusui, produksi ASI berkurang dan bayi menjadi malas menyusu.

Langkah menyusui yang benar :

  • Cuci tangan dengan air bersih yang mengalir.
  • Perah sedikit ASI dan oleskan ke puting dan areola sekitarnya. Manfaatnya adalah sebagai desinfektan dan menjaga kelembaban puting susu.
  • Ibu duduk dengan santai kaki tidak boleh menggantung.
  • Posisikan bayi dengan benar
    Bayi dipegang dengan satu lengan. Kepala bayi diletakkan dekat lengkungan siku ibu, bokong bayi ditahan dengan telapak tangan ibu.
    Perut bayi menempel ke tubuh ibu.
    Mulut bayi berada di depan puting ibu.
    Lengan yang di bawah merangkul tubuh ibu, jangan berada di antara tubuh ibu dan bayi. Tangan yang di atas boleh dipegang ibu atau diletakkan di atas dada ibu.
    Telinga dan lengan yang di atas berada dalam satu garis lurus.
    Bibir bayi dirangsang dengan puting ibu dan akan membuka lebar, kemudian dengan cepat kepala bayi didekatkan ke payudara ibu dan putting serta areola dimasukkan ke dalam mulut bayi.
  • Cek apakah perlekatan sudah benar
    Dagu menempel ke payudara ibu.
    Mulut terbuka lebar.
    Sebagian besar areola terutama yang berada di bawah, masuk ke dalam mulut bayi.
    Bibir bayi terlipat keluar.
    Pipi bayi tidak boleh kempot (karena tidak menghisap, tetapi memerah ASI).
    Tidak boleh terdengar bunyi decak, hanya boleh terdengar bunti menelan.
    Ibu tidak kesakitan.
    Bayi tenang.

Insya Allah kalau posisi dan perlekatan sudah benar produksi ASI tetap banyak.

Prof. Dr. Rulina Suradi, Sp.A(K), IBCLCStaf Divisi PerinatologiDepartemen IKA FKUI-RSCM, Jakarta

postheadericon Kaus kaki segala usia (stock habis)

kauskaki segala usia
kauskaki warna
Kaus kaki segala usia terbuat dari bahan yang mirip stocking, dapat dipakai dari bayi baru lahir sampai kakek-kakek. Saya sendiri juga udah cobain buat kaki saya, bahannya lembut banget, kalau dipakai melar sehingga tidak terlalu ketat dan membekas di kaki bayi. Bisa juga dipakai untuk kaki bayi yang betisnya gendut.

Dijual per pack isi 2 pasang.

KODE BARANG : KK – 001

Pilihan Warna : pink, biru, putih, orange

HARGA per 2 pasang : Rp 15.000,-

postheadericon Sinar Biru Ancam Mata si Buah Hati

KETERBATASAN pengetahuan orangtua terhadap bahaya sinar biru membuat
anak-anak rentan mengalami gangguan mata. Bagaimana tidak, aktivitas
sehari-hari sang buah hati sangat dekat dengan sumber sinar biru, salah
satunya dari layar televisi.

Bukan perkara sulit menemui seorang anak yang tengah menonton tv. Karena
inilah aktivitas yang paling banyak dilakukan anak-anak saat ini. Tidak aneh
bila kalangan pendidik, sudah memberikan peringatan terhadap pengaruh buruk
terlalu banyak menonton tv terhadap perkembangan seorang anak.

Bukan hanya itu, perkembangan kesehatan mata anak pun ikut terancam.
Pancaran sinar dari layar televisi merupakan salah satu sumber sinar biru,
selain pancaran sinar matahari, lampu neon, dan komputer. Sinar yang
memiliki panjang gelombang cahaya 400-500 nm pada spektrum sinar yang masih
dapat diterima mata bisa menyebabkan kerusakan dan menimbulkan luka
fotokimia pada retina mata anak.

“Jika hal ini terus berkelanjutan bisa menyebabkan makula degeneratif yang
terjadi pada anak saat dewasa,” ujar Konsultan Pediatrik Ophtalmologis/
Spesialis Mata Anak Departemen Mata FKUI/ RSCM dr Rita S Sitorus PhD SpM(K).
Dalam jangka waktu pendek, dampak sinar biru dapat mengganggu kerja retina
sehingga menghambat proses pembelajaran melalui mata.

Sinar biru merupakan sinar proses pembelajaran melalui mata yang bersifat
paling merusak dan dapat mencapai retina. Bayi dilahirkan dengan lensa yang
relatif jernih atau bening yang secara bertahap dan alami berubah menjadi
kuning sejalan dengan usia. Risiko terbesar kerusakan akibat sinar biru
yaitu sekitar 70- 80 persen sinar biru dapat mencapai retina pada usia 0-2
tahun dan 60-70 persen pada usia 2 hingga 10 tahun. Adapun sinar biru yang
mencapai retina pada usia 60 hingga 90 tahun hanya mencapai 20 persen.

Untuk memberikan perlindungan terhadap bahaya sinar biru harus dilakukan
sedini mungkin, salah satunya dengan asupan lutein. “Lutein dapat membantu
melindungi mata, terutama retina, dari kerusakan dengan cara menyaring sinar
biru dan juga berperan sebagai antioksidan dengan cara menetralisasikan
radikal-radikal bebas,” ungkap Rita S Sitorus.

Menurut dia, bagian luar fotoreseptor di dalam retina adalah bagian yang
cenderung mudah terkena peroksidasi karena tingginya asam lemak.

Bagian luar fotoresptor inilah yang tinggi akan lutein. Lutein berperan
sebagai antioksidan dan memberi perlindungan pada mata. Tubuh tidak dapat
mensintesakan lutein. Karena itu kebutuhan lutein harus disuplai dari luar
tubuh, salah satunya dari makanan seperti sayuran, buah, suplemen, dan
terutama ASI. Namun, bahan makanan yang mengandung lutein biasanya tidak
disukai, dan jarang dikonsumsi bayi dan balita. Hasil penelitian
menunjukkan, hanya sekitar 10 persen anak yang mengonsumsi sayuran dan
buah-buahan setiap hari.

Kecukupan lutein pada makanan dapat membantu menjamin perkembangan mata yang
sehat pada bayi dan anak. Mata merupakan salah satu indra penting bagi
proses belajar.

Konsultan Neurologi pada Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM dr Dwi
Putro Widodo SpA(K) Mmed mengatakan, fungsi penglihatan (visual) adalah
salah satu bagian dalam perkembangan kognitif.

Perkembangan visual adalah jendela dalam sistem kecerdasan dan menjadi
petunjuk penting bagi kebutuhan nutrisi otak. “Ada beberapa nutrisi penting
untuk menjaga kesehatan mata, yaitu Vitamin A, AADHA, Taurine, dan Lutein.
Lutein adalah jenis karotenoid alami yang dapat membantu melindungi mata
bayi dan batita yang masih peka dari bahaya sinar biru. Lutein terdapat pada
ASI dan juga sumber makanan lain, seperti sayuran hijau dan buah berwarna
kekuningan,” ujarnya.

Pada 2004, Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA-US)
menyetujui ketentuan dari pengakuan umum tentang keselamatan (GRAS) bagi
lutein dari Tagetes erecta I.

Sebagai zat nutrien bagi makanan bayi dan susu formula. Setahun kemudian,
Komite Evaluasi Gabungan untuk Zatzat Tambahan pada Makanan (ZECFA) dari
WHO/CODEX menetapkan bahwa lutein dari bunga marigold aman digunakan sebagai
suplemen nutrien bagi makanan. WHO menetapkan asupan harian yang diperoleh
(Allowable Daily Intake/ADI) sebanyak 2 mg per kg berat tubuh per hari, yang
ribuan kali lebih besar daripada kadar yang terdapat pada susu formula.
(lenny handayani/sindo/mbs)

sumber: okezone

Facebook
BANTUAN
YM : momnbabyshop_online


YM : momnbabyshop_jkt


SMS : 0857 55 7271 97
Format : Nama | Alamat | Nama Barang/Pertanyaan


Jam Kerja:
Senin - Sabtu
Pukul 10.00 - 16.00
email yang masuk diluar waktu tsb, akan kami balas pada jam kerja
Berlangganan ?

agar anda tidak ketinggalan produk terbaru dari momnbabyshop.com, silakan masukkan alamat email anda disini :

Setelah ini jangan lupa klik email verifikasinya ya...

Testimoni Anda
“Terima kasih banyak ya. Saya puas banget sama alas ompolnya. Saya sudah pesen banyak buat dipake sendiri dan buat temen temen yang mau punya bayi. Kualitasnya nomer satu. Pelayanannya MomNBabyShop juga paling terbaik. Saya pesen dari Amerika. Kirimannya bisa sampek cepat sekali.” Yuli Marseno, SAN DIEGO (more...)
Sedang Belanja
Polling

Kategori Produk apakah yang paling Anda minati di sini ?

View Results

Loading ... Loading ...